Cara Menjaga Kehamilan Muda

6 Cara Menjaga Kehamilan Muda Sampai Melahirkan Agar Bayi Senantiasa Sehat

Diposting pada

Cara menjaga kehamilan muda sangatlah penting dipahami, terutama bagi pasangan yang menantikan anak pertama. Di masa ini, ada banyak hal yang harus diwaspadai agar kandungan senantiasa sehat terjaga.

Apa saja cara menjaga kehamilan? Ada banyak tips yang bisa anda ikuti. Mengingat kehamilan adalah proses yang panjang, anda harus mempersiapkannya secara matang.Ini semata-mata untuk menjaga kesehatan bayi yang dikandung.

6 Cara Menjaga Kehamilan Muda Sampai Melahirkan

Berikut ini adalah panduan bagi anda yang ingin menjalani kehamilan yang sehat.

1. Check up secara rutin

Jika anda benar-benar awam dengan kehamilan karena belum pernah mengalami sebelumnya, sebaiknya datang ke dokter kandungan. Dokter bisa memberikan informasi yang akurat soal kehamilan dan semua pantangannya.

Ibu hamil disarankan untuk mengunjungi dokter secara rutin, untuk memeriksakan kondisi kesehatan serta bayi yang dikandung. Ini untuk berjaga-jaga jika suatu saat anda mengalami komplikasi yang tidak diinginkan.

2. Makan lebih banyak, tapi sehat

Ini juga merupakan salah satu cara menjaga kehamilan muda yang penting. Selama hamil, ada bayi yang perlu diberi makan. Jadi anda jangan hanya makan untuk diri sendiri.

Jika anda terbiasa makan dalam porsi terbatas, sebaiknya tingkatkan. Ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi 300 kalori tambahan perhari. Namun menunya juga harus sehat.

Jauhi junk food dan makanan yang diproses. Utamakan buah, sayur, dan makanan sehat lainnya.

Selain itu, jangan konsumsi daging yang kurang matang, karena ini bisa menjadi sumber masuknya bakteri ke dalam tubuh. Ikan juga perlu dibatasi, apalagi yang kandungan merkurinya tergolong tinggi.

3. Ketahui gejala kehamilan

Sebelum hamil, cara menghitung masa subur wanita sangat penting agar peluang terjadinya kehamilan semakin besar. Setelah kehamilan terjadi, anda juga harus bisa memahami berbagai gejala kehamilan dengan baik.

Ada beberapa tanda serius pada kehamilan, seperti pusing, peningkatan detak jantung, dan mual. Masih ada beberapa gejala lain, seperti penglihatan kabur, nafas terengah-engah, dan sakit saat buang air kecil.

Jika anda mengalaminya secara bersamaan, maka sebaiknya segera hubungi dokter. Ini penting untuk dilakukan, sebab ada beberapa kondisi yang bisa berdampak buruk pada kehamilan.

Memeriksakan gigi juga penting untuk ibu hamil. Mengapa? Karena infeksi pada gusi juga bisa menjadi pemicu bayi lahir prematur.

4. Cara menjaga kehamilan muda dengan tetap beraktivitas

Cara Menjaga Kehamilan Muda

Ini juga cara menjaga kehamilan muda yang perlu anda lakukan. Terkadang kita merasa malas untuk bergerak apalagi saat hamil. Itu karena kita merasa terbebani dengan bobot bayi yang dikandung. Bermalas-malasan bukanlah opsi yang tepat.

Bila ingin senantiasa sehat, tetaplah bergerak. Namun dengan intensitas yang dikurangi.

Bergerak bisa membuat tubuh menjadi lebih bugar, sehingga anda tidak mudah lelah. Masalah lain seperti sakit punggung juga bisa diantisipasi dengan rutin melakukan olahraga.

Selain itu, anda bisa mencegah stress serta datangnya penyakit seperti diabetes dan tekanan darah tinggi. Tidak perlu berolahraga yang ekstrim.

Cukup luangkan waktu 15 menit 3 kali dalam seminggu untuk melakukan senam hamil, atau latihan lain yang tergolong santai. Hindari latihan fisik seperti melompat, angkat beban atau sejenisnya, karena ini bisa berdampak buruk pada kehamilan.

5. Berhenti merokok

Merokok secara umum tidak baik untuk kesehatan. Jika kebiasaan ini diteruskan saat hamil, bayi di dalam rahim bisa kesulitan mendapatkan pasokan oksigen dan nutrisi.

Imbasnya adalah ada kemungkinan bayi tidak berkembang secara sempurna. Kemungkinan terburuknya adalah bayi bisa meninggal secara tiba-tiba.

Merokok aktif maupun pasif sama buruknya. Sebaiknya jauhi asap rokok saat anda sedang hamil. Dengan tidak merokok, anda juga sekaligus sudah menurunkan resiko penyakit-penyakit berbahaya seperti kanker dan hipertensi.

6. Cara menjaga kehamilan muda dengan menghindari alkohol

Tidak ada yang namanya takaran alkohol yang aman untuk ibu hamil. Jumlah sekecil apapun bisa berpengaruh buruk terhadap kehamilan.

Jadi jika anda merupakan penggemar berat wine, bir, atau liquor, belajarlah menjauh dari minuman-minuman tersebut untuk sementara waktu.

Alkohol bisa mempengaruhi perkembangan otak dari bayi yang dikandung. Tidak hanya selama kehamilan saja, akan lebih baik jika anda menjauhi alkohol jauh sebelum kehamilan.

Ketertarikan terhadap alkohol bisa dihindari dengan tidak berada di sekitar orang-orang yang hobi minum. Minta pasangan anda, untuk tidak minum di depan anda. Terutama jika ia juga penggemar alkohol.

Itu tadi beberapa cara menjaga kehamilan muda. Semoga ulasan ini bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *