Candi arjuna wisata Dieng Wonosobo

Lokasi Wisata Dieng Wonosobo yang Sedang Hits dan Populer

Diposting pada

Berbagai tempat wisata Dieng Wonosobo terbaik penting diketahui semua, sehingga ketika berlibur bisa mengunjungi dengan maksimal. Tentunya kamu ingin merasakan susasan liburan yang sangat berkesan bukan?

Dengan mengunjungi semua tempat wisata yang lagi hits di sebuah lokasi, maka perasaan senang dan bangga dapat tercipta. Kamu juga bisa mengumpulkan banyak foto sebagai momen berharga setelahnya.

Jangan lupa simak postingan sebelumnya tentang tempat wisata di Bali terhits, Bandung,  Jogja, dan lainnya dari situs ini.

10 Lokasi Wisata Dieng Wonosobo

Dieng merupakan salah satu destinasi wisata favorit yang berada di Kabupaten Wonosobo, dan Kabupaten Banjarnegara.

Lokasi ini dikenal akan bentang alam yang sangat memukau. Memang bisa dikatakan sebagai surganya wisata alam sob. Ada berbagai macam keindahan yang tersaji di kawasan ini, seperti kawah, telaga, perbukitan bahkan candi.

Dataran tinggi Dieng yang dijuluki Negeri Diatas Awan ini, dulunya merupakan pusat peradaban agama Hindu, pada sekitar abad ke-7.

Berada di ketinggian 2093 meter diatas permukaan laut, dataran tinggi Dieng menawarkan panorama alam yang indah dan mempesona, untuk sobat wisata yang berencana menghabiskan liburan.

Selanjutnya untuk menjelajahi keindahan alam Dieng berikut rekomendasi destinasi tempat wisata di Dieng terbaik yang bisa jadi referensi sobat wisata, seperti dilansir dari Republik Wisata:

1. Bukit Sikunir Wisata Dieng Wonosobo

wisata Dieng Wonosobo

Bagi yang ingin berburu panorama matahari terbit yang indah, Bukit Sikunir bisa jadi salah satu destinasi wisata yang tepat. Berlokasi di Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, yang merupakan salah satu Desa tertinggi di Pulau Jawa ini, memang terkenal jadi tujuan para penggemar fotografi. Terutama untuk mengabadikan momen matahari terbit yang sangat indah

Namun untuk bisa mendapatkan pemandangan yang indah tersebut, sobat perlu mendaki bukit yang dipenuhi jalur-jalur trekking menanjak.

Setidaknya dibutuhkan waktu kurang lebih 45 menit untuk sampai di puncak. Tentunya perjuangan ini akan sebanding, setelah sobat wisata bisa melihat langsung pemandangan matahari terbit yang sangat legendaris.

Di bukit Sikunir, ada tiga spot untuk menikmati momen matahari terbit atau sunset. Spot pertama tak jauh dari pintu masuknya. Spot kedua adalah Bukit kedua yang biasa digunakan oleh para fotografer untuk mengabadikan momen sunset, dengan background Gazebo di bukit pertama, dan background gunung sindoro-sumbing.

Sedangkan untuk spot ketiga adalah bukti ketiga yang berada di tempat tertinggi. Di sini pengunjung bisa mendapatkan view dua arah pemandangan yang begitu menakjubkan.

2. Wisata Dieng Wonosobo : Telaga Warna

wisata Dieng Wonosobo

Telaga seluas lebih dari 39 hektar ini berada di ketinggian 2000 meter di atas permukaan laut. Hal yang menarik, juga dikelilingi oleh bukit-bukit tinggi yang menambah pesona keindahan alam sekitar.

Penamaan telaga ini sendiri terinspirasi dari fenomena alam yang biasa terjadi di sini, yakni warna airnya yang sering mengalami perubahan.

Ada kalanya air di telaga ini berwarna kuning maupun hijau, atau berwarna warni layaknya pelangi. Penomena ini terjadi karena air telaga mengandung sulfur yang cukup tinggi, sehingga saat giliran matahari mengenainya, maka warna air telaga tampak berwarna-warni.

Di sekitar Telaga Warna Dieng, terdapat beberapa gua yang juga patut untuk dikunjungi. Misalnya saja seperti Gua Semar Pertapaan Mandalasari Begawan Sampurna Jato.

Waktu yang paling tepat untuk mengunjungi Telaga Warna, adalah  saat pagi atau siang hari. Hal ini karena pada sore hari, kabut tebal kan menutupi daerah sekitar Telaga Warna sob.

Terkait tiket masuk wisata Dieng ini pun tak begitu mahal.  Jika dari pusat Kota Wonosobo, lokasinya dapat ditempuh dengan kendaraan umum yang tersedia di terminal. Menempuh jarak sekitar 30 km, atau selama 45 hingga 60 menit perjalanan.

3. Gunung Prau

wisata Dieng Wonosobo

Jika sobat wisata gemar mendaki atau memiliki jiwa petualang, wisata Dieng Wonosobo memiliki salah satu destinasi pendakian  yang cukup digemari, yakni Gunung Perau.

Memiliki Puncak ketinggian 2565 meter diatas permukaan laut, Gunung ini tak hanya menawarkan udara segar khas pegunungan. Namun juga keindahan panorama alam dari ketinggian.

Terletak di kawasan dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah, Gunung Perahu merupakan tapal batas antara empat kabupaten, yaitu Kabupaten Batang, Kendal, Temanggung, dan Kabupaten Wonosobo.

Gunung Perahu juga merupakan puncak tertinggi di kawasan dataran tinggi Dieng, dengan beberapa Puncak yang lebih rendah disekitarnya. Dinataranya adalah Gunung Sipandu, Gunung Pangamunamun, dan Gunung Jurangrawah.

Di puncak Gunung Perahu, wisatwan bisa menikmati indahnya momen matahari terbenam yang begitu romantis. Mereka juga bisa bermalam, sehingga bisa melihat penampakan matahari yang sedang terbit. Pastinya tak kalah fantastis di sini.

4. Kawah Sikidang Wisata Dieng Wonosobo

wisata Dieng Wonosobo

Kawah ini lokasinya sangat dekat dengan percandian dieng, dan merupakan perkawahan yang ada di dataran tinggi Dieng Wonosobo.  Lokasinya mudah dicapai dan dinikmati, karena terletak di tanah datar.

Berada di Desa Dieng Kulon, Kabupaten Banjarnegara.Posisinya berada di sebelah timur dari Bukit Pangonan, berdekatan dengan kawasan Banteng dan Kawah Upas Luwuh.

Di kawah tersebut ada telaga air panas berukuran kecil. Air di dalamnya senantiasa mendidih. Ada juga lapangan celah gas dengan titik-titik yang senantiasa mengalami perpindahan, pada sebuah lapangan berukuran kurang lebih 4 hektar.

Selain indah dan menakjubkan, keberadaan Kawah Sikidang pada dataaran tinggi Dieng adalah sebuah penomena alam yang langka dan menakjubkan namun juga berbahaya.

Fenomena ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, dan menjadi tantangan bagi para peneliti.

Kawah Sikidang merupakan objek wisata yang paling diminati. Bukan hanya pemandangannya yang sangat indah, lokasinya juga mudah dijangkau. Di dalamnya pun terdapat beragam hiburan, seperti naik Cowboy, wisata adrenalin dengan naik Apv dan motor trail di sekitar kawah.

Dengan Medan menantang, sobat dapat mengunjungi kawah mulai dari pagi hari PKL. 08.00 dan tutup 16.00 wib. Harga tiket masuk wisata Dieng ini pun sangat terjangkau.

5. Wisata Dieng Wonosobo : Candi Arjuna

Candi arjuna wisata Dieng Wonosobo

 

Tak hanya keindahan alam, Dieng juga menawarkan destinasi wisata sejarah yang tak kalah menarik. Berada di Dieng Kulon, Banjarnegara, sobat wisata bisa menyambangi Candi Arjuna.

Sebuah peninggalan kuno dari kerajaan Mataram, yang dahulu dibangun untuk menyembah Dewa Siwa.

Di Kompleks Candi Arjuna ini, terdapat empat bangunan utama, candi megah dan satu candi pendamping. Sebelum memasuki Kompleks Candi Arjuna, kita disambut dengan kompleks Darma Cala yang menyelinap di antara pepohonan pinus gunung.

Memiliki gaya arsitek sederhana, Candi ini begitu Nampak sempurna, sehingga sangat digemari sebagai spot berfoto ria.

Ini merupakan candi yang paling sempurna dan utuh. Dari ujung alas sampai pucuk candi yang berbentuk Fatma atau sering disebut juga bunga Teratai

Konon terdapat air suci menggenang di dalam Yoni. Air suci itu konon tak pernah habis, meskipun di musim kemarau. Entah datangnya dari mana mata air tersebut, sampai sekarang juga masih dianggap sakral oleh masyarakat sekitar yang masih percaya.

6. Telaga Merdada

Telaga Merdada

Wisata ini terletak di Desa Karang Tengah, Kecamatan Batur, Banjarnegara. Telaga dengan luas sekitar 25 hektar ini, berada di atas ketinggian 2045 meter di atas permukaan laut, dan salah satu telaga yang terluas di dataran tinggi Dieng.

Pemandangannya yang indah dengan dikelilingi perbukitan yang hijau alami, menjadikan suasana di telaga ini tampak asri dan sangat sejuk.

Penamaan telaga ini sendiri terinspirasi dari luas yang dimilikinya. Hal ini berarti merujuk pada dada yang memiliki makna luas dan lapang.

Telaga Merdada tidak memiliki sumber mata air. Seluruh air yang menggenangi telaga ini, merupakan tabungan air hujan.

Dikarenakan air telaga merupakan tampungan air hujan, maka pada musim kemarau telaga ini akan kering. Sehingga bagian tengahnya akan terlihat dengan jelas. Ada dua bukit yang mengelilingi telaga ini, yaitu bukit Semurup dan Pangonan.

7. Batu Pandang Ratapan Angin

Batu Pandang Ratapan Angin Batam

Bagi sobat wisata yang belum puas menikmati keindahan alam yang ditawarkan, dataran tinggi Dieng bisa berkunjung ke sini.

Pandang Ratapan Angin yang berada di ketinggian 2010 meter diatas permukaan laut, bisa jadi destinasi wisata untuk dikunjungi.  Tempat wisata ini berada di Desa Dieng Wetan, Kejajar, Wonosobo.

Dua batu yang berada di bukit sekitar Dieng Plateu Theater ini adalah batu besar yang saling berdampingan.

Lokasi ini menjadi lokasi strategis untuk menikmati keindahan Telaga Warna pengilon dengan background hamparan lukisan alam yang sempurna.

Ibarat kampas yang telah dilukis, kesempurnaan lukisan Telaga Warna dapat dinikmati secara detail dari atas batu, yang membentuk agak kotak. Satunya lagi berdiri kokoh di sampingnya.

Ketika angina berhembus kencang, maka akan menghasilkan suara mendesis layaknya manusia yang sedang meratapi kesedihan.

Barangkali ini alasan kenapa dua buah batu ini diberi nama Batu Ratapan.

8. Air Terjun Sikarim : Wisata Dieng Wonosobo

Hujan Sikarim

Ini adalah air terjun yang berada di dataran tinggi Dieng, diantara gunung Bisma dan Gunung Sikunir, pada ketinggian 1.400 meter di atas permukaan air laut.

Air terjun yang berasal dari limpahan Telaga Cebong tersebut, mengalir menuruni tebing perbukitan setinggi hampir 90 m, dan jatuh ke sungai melandi.

Dikala debit air cukup besar, air terjun tersebut tak hanya menambahkan satu air terjun saja. Mengingat air terjun yang berada di kawasan dataran tinggi Dieng, terlebih Desa Sembungan yang merupakan desa tertinggi di Pulau Jawa.

Memang kita tak bisa merasakan setiap hari cuaca tanpa kabut di sini. Air Terjun Sikarim menawarkan kedamaian, alam yang masih perawan, dan gemuruh air terjun dibalik Kesunyian.

Selain airnya yang bening, lokasinya yang dikelilingi hutan pakis juga membuat air terjun ini makin nampak alami. Air terjun ini dinamai oleh seseorang yang bernama Thomas fondant chord.

Letaknya berada di desa Melandi, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah. Atau 20 km dari ibu kota Kabupaten Wonosobo. Namun demikian, mudah dijangkau dari Desa Mlandingan Kecamatan Garum. Karena air terjun ini yang berjarak sekitar sembilan kilometer dari ibu kota Kecamatan Garum.

9. Air Terjun Sirawe

Air terjun Sirawe

Selain air terjun Sikarim, masih ada pula air terjun Sirawe yang mengalir deras dari ketinggian sekitar 80 M. Bertingkai lebih terjal dan hijaunya pepohonan, menambah eksotisme.

Wisata alam yang satu ini, tak cuma keindahan pemandangannya.  Perpaduan aliran air panas dan dingin yang alami, merupakan penomena unik yang ada di sini.

Karena lokasinya yang masih tersembunyi di dalam hutan yang lebat, Air Terjun Sirawe ini juga dikenal dengan nama Air Terjun Perawan. Maka tak heran, jika akses ke lokasi ini masih cukup sulit.

Sobat akan melewati jalan yang menantang, dengan medan yang cukup terjal. Lokasi Curug Sirawe yaitu berada di Dusun Bitingan, Desa Kepakisan Selatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.

Lokasi air terjun ini berada di perbatasan Wonosobo dan Banjarnegara. Tak heran jika mayoritas orang mengenal air terjun ini ada di wilayah Wonosobo.

10. Wisata Dieng Wonosobo : Telaga Cebong

Telaga Cebong

Terletak di desa tertinggi di Jawa, yaitu Desa Sembungan. Telaga Cebong merupakan Telaga yang terjadi, dari bekas Kawah Purba.

Dulunya memiliki luas sekitar 18 hektar, akan tetapi lama-kelamaan mulai menyempit dan tersisa sekitar 12 hektar saja

Lokasi Telaga Cebong berada di sebelah barat Gunung Sikunir, dengan bentuk menyerupai Cebong atau Berudu. Mungkin dari bentuk itulah, akhirnya Telaga ini diberi nama Telaga Cebong.

Air Telaga Cebong di pagi hari sering tampak berkilau seperti minyak, apabila disaksikan dari jalan menuju Gunung Sikunir.

Tentunya ini adalah salah satu momen berharga yang bisa diabadikan para wisatawan. Selain untuk kepentingan pariwisata, Telaga Cebong juga menjadi tumpuan petani setempat untuk mengairi ladangnya.

Kamu bisa mencoba camping di sini, karena difasilitasi area untuk camping. Fasilitas lainnya seperti pemandangan matahari terbit dan tenggelam, yang menambah keseruan camping di tempat ini. Fasilitas publik lainnya ada mushola, toilet, warung makan, dan area parkir.

Dikarenakan airnya digunakan untuk kebutuhan warga setepmpat, maka kebersihan menjadi sebuah perhatian yang wajib dijunjung tinggi.

Itulah 10 tempat wisata Dieng Wonosobo yang sedang hits dan popular. Pantau terus detatang.com untuk mendapatkan informasi tempat wisata terbaik lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.